Surabayaaktual.com – Akses layanan kesehatan di wilayah kepulauan terus diperluas. Tim Pelayanan Kesehatan Bergerak (Yankes Bergerak) Pemprov Jawa Timur menggelar layanan bedah gratis bagi warga Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Sabtu (17/5/2025).
Melansir laman resmi Dinas Kominfo Jawa Timur, program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan, khususnya di daerah terpencil seperti wilayah kepulauan.
Sebelum tindakan medis dilakukan, pasien wajib menjalani proses skrining awal di Puskesmas Kecamatan Raas. Tahapan ini melibatkan dokter dan tenaga medis lokal untuk memastikan kondisi pasien layak mendapatkan tindakan medis lanjutan.
Selanjutnya, skrining lanjutan dilakukan oleh tim dokter bedah dan dokter anestesi dari Yankes Bergerak pada Jumat (16/5). Pemeriksaan ini lebih mendalam untuk mengidentifikasi kasus yang benar-benar siap dioperasi.
Hasilnya, ditemukan 32 kasus medis yang memenuhi kriteria untuk dilakukan tindakan operasi. Jenis keluhan pasien pun bervariasi, mulai dari hernia, tumor jaringan lunak (soft tissue tumor), gangguan prostat, hingga pembesaran kelenjar gondok (struma).
Menariknya, lokasi operasi tidak dilakukan di daratan, melainkan di atas Kapal Gandha Nusantara 2 yang telah dimodifikasi menjadi ruang operasi terapung. Langkah ini menjadi solusi strategis dalam menghadirkan layanan kesehatan di wilayah yang sulit dijangkau.
Meski demikian, tidak semua kasus bisa ditangani langsung. Dua pasien dengan gangguan prostat teridentifikasi mengalami indikasi keganasan, yakni kanker prostat dan kanker kandung kemih. Keduanya akhirnya dirujuk ke rumah sakit rujukan yang memiliki fasilitas lebih memadai.
Spesialis Anestesi dan anggota tim Yankes Bergerak, dr Sarifudin Ahmad, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan seluruh pihak, termasuk peran Gubernur Jawa Timur dalam memfasilitasi kegiatan ini.
“Saya mewakili tim bedah dan anestesi mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak, terutama Ibu Gubernur Jawa Timur yang telah memfasilitasi kegiatan Pelayanan Kesehatan Bergerak ini, khususnya di Pulau Raas yang dipusatkan di Puskesmas Kecamatan Raas,” ujar dr Sarifudin.
Pelayanan Kesehatan Bergerak di Pulau Raas ini akan berlangsung hingga 19 Mei 2025. Diharapkan, kegiatan ini bisa menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan layanan medis di pelosok kepulauan Jawa Timur. ***


