Surabayaaktual.com DPRD Kota Surabaya menyatakan dukungan penuh terhadap program Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam meningkatkan kesejahteraan lansia.

Dukungan ini diwujudkan melalui komitmen pengalokasian anggaran yang memadai untuk berbagai program yang membahagiakan warga lanjut usia.

Salah satu bentuk dukungan itu ditegaskan oleh anggota Komisi D DPRD Surabaya dari Fraksi PKS, Johari Mustawan, saat menghadiri kegiatan Gebyar Senam 1000 Lansia di Kecamatan Dukuh Pakis.

Acara tersebut digelar di Lagoon Mall dan bekerja sama dengan RS Wiyung Sejahtera serta Klinik Global Sejahtera Abada.

Dalam kegiatan tersebut, para lansia mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis seperti cek gula darah, asam urat, dan kolesterol, serta konsultasi langsung dengan dokter. Program ini disambut antusias oleh para peserta yang hadir dari berbagai kelurahan di wilayah tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Johari Mustawan, yang akrab disapa Bang Jo, menekankan pentingnya perhatian serius terhadap kelompok usia senior.

Ia bahkan mengutip sabda Nabi Muhammad SAW, “Barangsiapa memuliakan orang tua di negerinya, maka sesungguhnya dia sedang memuliakan rakyatnya,” sebagai landasan moral untuk merawat para lansia.

Menurut Johari, perhatian Pemkot terhadap warga berusia 60 tahun ke atas sangat penting, mengingat angka harapan hidup di Kota Surabaya pada 2024 telah mencapai 76,02 tahun. Angka tersebut bahkan melampaui rata-rata provinsi Jawa Timur dan nasional.

“Kota Surabaya perlu untuk memiliki fokus perhatian kepada para lansia. Ini perlu terus ditingkatkan, mengingat angka harapan hidup Indonesia masih berada di urutan keenam se-Asia Tenggara, jauh di bawah Singapura dan Malaysia,” jelas Bang Jo, Senin (5/5/2025).

Sebagai anggota Komisi D, ia menyatakan komitmennya dalam mendukung seluruh kegiatan yang berkaitan dengan lansia di Surabaya. Ia mengapresiasi langkah-langkah konkret Pemkot, seperti penganggaran yang cukup dan program-program kesehatan dan sosial untuk para lansia.

Tak hanya itu, ia juga mendorong pengurus RT dan RW untuk aktif mendukung komunitas lansia di lingkungannya. Dukungan tersebut mencakup penguatan kegiatan sosial, kesehatan, dan rekreasi, guna menciptakan lansia yang sehat, aktif, dan sejahtera.

“Kemudian menciptakan ekosistem hidup yang seimbang dan berkelanjutan dengan target meningkatkan angka harapan hidup Surabaya menjadi 85 tahun pada 2045,” imbuhnya.

Kegiatan senam massal dan pemeriksaan kesehatan yang diadakan di Kecamatan Dukuh Pakis dinilai sebagai langkah positif dalam mendukung target tersebut.

“Kami mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemkot pada hari ini, wabil khusus Kecamatan Dukuh Pakis, beserta RS Wiyung Sejahtera dan Klinik Global Sejahtera Abada,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bang Jo juga memberikan semangat kepada para lansia agar tidak berkecil hati menghadapi usia senja. Ia mendorong agar para lansia tetap produktif dan tidak kehilangan semangat untuk berkontribusi bagi pembangunan daerah.

“Seiring target harapan hidup 85 tahun pada 2045, para lansia usia 60 tahun InsyaAllah bisa terus memiliki semangat, tetap produktif, dan dapat memberikan kontribusi aktif dalam pembangunan Kota Surabaya,” pungkasnya. ***

SHARE