Surabayaaktual.com Kabar baik bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Surabaya. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membuka peluang bagi UMKM untuk berjualan gratis di area parkir toko modern atau swalayan.

Hal ini disampaikan Wali Kota Eri usai bertemu dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Surabaya di ruang sidang wali kota, Rabu (18/6/2025). Dalam pertemuan itu, dibahas soal pemanfaatan area parkir toko swalayan untuk menggerakkan perekonomian warga.

“Dimana disebutkan di dalam Perda Nomor 1 Tahun 2023, toko modern itu membantu mengurangi kemiskinan pada waktu itu. Dengan apa? Yakni memberikan kesempatan kepada semua orang warga Surabaya yang dia itu sebagai UMKM tapi (produk) yang dia jual sendiri, contoh seperti pedagang Soto, Es Degan dan sebagainya itu, nah itu bisa di tempatnya (area parkir) toko modern,” ujar Eri.

Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 116 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Perda Kota Surabaya Nomor 1 Tahun 2023 tentang Perdagangan dan Perindustrian.

Dalam aturan tersebut disebutkan pengelola toko swalayan dapat menyediakan area parkirnya untuk pelaku UMKM, tanpa dipungut biaya sewa.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Bahkan, Pemkot Surabaya akan menanggung biaya listrik dan air untuk UMKM yang berjualan di area parkir toko modern. “Akan tetapi, terkait sampahnya itu (ditanggung) toko modern,” jelas Eri.

Meski begitu, Eri menegaskan bahwa UMKM yang boleh berjualan harus terdaftar di kelurahan dan kecamatan setempat. Proses seleksi dilakukan secara adil, termasuk melalui pengundian.

“Karena kalau tidak melalui kelurahan dan kecamatan, toko modern (swalayan) akan bingung, karena semua minta usul untuk masuk. Oleh karena itu, harus ada petugas dari kelurahan dan toko modern mengumpulkan (UMKM) siapa yang mau masuk kemudian nanti diundi, nah itu fair,” paparnya.

Ia memastikan, kebijakan ini hanya berlaku untuk pelaku UMKM, bukan untuk usaha franchise.

“Karena tempatnya itu terbatas, maka dari itu nanti akan kita kumpulkan, kita ambil yang kehidupannya paling bawah (penghasilan minim) maka akan kita berikan kesempatan gratis. Pemkot dan toko modern hadir di sana untuk memberikan penyelesaian mengurangi kemiskinan,” tegasnya.

Sementara itu, Perwakilan Aprindo Jawa Timur, Romadhoni, menyatakan dukungan penuh dari pihak retail modern.

“Kami mewakili teman-teman toko retail bahwasanya kita membantu dan men-support Pemkot Surabaya untuk memberdayakan lingkungan sekitar,” kata Romadhoni. ***

SHARE