Surabayaaktual.com – Ribuan tenant, restoran, hotel hingga tempat wisata di Kota Pahlawan siap meramaikan Surabaya Holiday Super Sale (SHSS). Program diskon besar-besaran selama bulan Desember 2025 itu telah resmi diluncurkan di Pakuwon City Mall pada Minggu (30/11/2025).
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan SHSS bukan sekadar kegiatan di pusat perbelanjaan, tetapi melibatkan seluruh ekosistem perekonomian di Kota Surabaya.
“Alhamdulillah, hari ini adalah pembukaan Surabaya Holiday Super Sale. Jadi, diskon besar-besaran dalam program ini tidak hanya di mal, tapi juga di hotel, restoran dan tempat-tempat wisata,” ujar Eri Cahyadi.
Diskon yang ditawarkan sangat menarik, yaitu mencapai 80 persen (Up to 80 persen) untuk berbagai barang dan layanan. Tidak ada syarat khusus untuk menikmati program ini, semua orang bisa menikmati diskon yang diberikan pada masing-masing tempat.
Eri berharap dengan adanya program ini, Surabaya bisa menjadi pilihan utama bagi warga Surabaya maupun luar kota untuk berlibur, berbelanja, dan menikmati malam Tahun Baru.
“Tentunya, program ini diharapkan dapat menarik wisatawan untuk masuk ke Surabaya, mereka bisa berbelanja, jalan-jalan dengan memanfaatkan diskon yang ada. Paling penting bisa menahan masyarakat Surabaya untuk menghabiskan waktu libur di kotanya,” terang dia.
Eri menambahkan SHSS digagas sebagai upaya konkret pemkot untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat, serta mendorong masuknya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retail hingga wisata.
“Perhitungan kita ini akan sampai dengan miliaran rupiah masuknya ke Kota Surabaya lewat PAD. Dengan banyaknya mal, hotel sampai restoran yang ikut serta dalam program ini maka PAD kita bergerak,” jelas Eri.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur, Sutandi Purnomosidi menerangkan total ada 17 mal di Surabaya ikut serta dalam program ini. Seluruh tenant dalam mal berpartisipasi aktif dengan menyediakan diskon, mulai dari 10 persen hingga puncaknya 80 persen.
“Sangat banyak dikon yang bisa dinikmati di tenant, restoran dan lainnya selama program ini berlangsung. Tidak ada syarat khusus semua bisa menikmatinya,” katanya.
Sutandi mengatakan, APPBI menargetkan perputaran ekonomi sebanyak 15 triliun selama program ini terselenggara. Ia optimistis target tersebut tercapai mengingatkan banyaknya mal dan tenant yang berpartisipasi.
“Untuk APPBI dari 17 mal yang kita selenggarakan tahun ini kita menargetkan 15 triliun perputaran di dalam mal ini,” ungkap Sutandi.
Sutandi menyampaikan momen akhir tahun seperti ini sangat penting bagi sektor retail, terutama setelah siklus slowdown yang biasanya terjadi pada Agustus, September, dan Oktober.
“Kami bersyukur Pemkot tidak pernah diam untuk menggerakkan roda perekonomian Surabaya. Kita optimis bahwa ini adalah titik balik untuk pertumbuhan ekonomi di Surabaya, konsumsi domestik ini juga akan pulih,” pungkas Sutandi. ***



