Surabayaaktual.com Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi membuka kembali Taman Harmoni pada Sabtu, 3 Agustus 2025. Taman yang berlokasi di Keputih Tegal Timur, Kelurahan Keputih, Kecamatan Sukolilo ini telah menjalani proses revitalisasi total untuk meningkatkan daya tarik wisata kota.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto, menyampaikan bahwa Taman Harmoni tak sekadar ruang terbuka hijau, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan wisata keluarga.

Ia menambahkan, pembangunan dan revitalisasi taman ini bertujuan untuk menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara ke Surabaya.

“Bahkan, kemarin sempat ada kunjungan rombongan dari Malaysia. Setelah melihat dari YouTube, mereka berkunjung ke sini meskipun saat itu masih dalam proses pembangunan,” kata Dedik.

Lebih lanjut, Dedik mengungkapkan bahwa tema “Harmony of The World” yang diusung Taman Harmoni mencerminkan upaya untuk menghadirkan tempat-tempat ikonik dari berbagai belahan dunia.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Di Taman Harmoni ini kita menyatukan enam elemen dari enam benua yang ada di dunia. Jadi setiap zona akan menceritakan, jika di benua Asia, nanti menceritakan ada binatang apa, dan sebagainya,” jelasnya.

Pemkot Surabaya menghadirkan berbagai fasilitas baru di atas lahan seluas sekitar 8 hektare tersebut. Mulai dari zona bermain anak, zona edukasi satwa, hingga area outbound untuk anak-anak, semua dirancang untuk memberikan pengalaman rekreasi sekaligus edukasi bagi keluarga.

Zona taman bermain (playground) dibagi berdasarkan kategori usia, yakni untuk anak usia 5 tahun ke atas dan 5 tahun ke bawah. Di area ini juga tersedia fasilitas edukasi satwa, seperti kelinci, ayam kate, dan kuda poni, yang memungkinkan anak-anak berinteraksi langsung dengan hewan.

Pada zona rekreasi dan edukasi, pengunjung dapat menikmati fasilitas seperti flying fox dan menunggang kuda. Sementara itu, zona lalu lintas menjadi sarana pembelajaran tentang rambu-rambu lalu lintas, dilengkapi dengan kendaraan ATV dan sepeda motor mini untuk anak-anak.

Menariknya, di sisi utara Taman Harmoni terdapat kawasan kuliner bertajuk Pasar Ngisor Pring (Sorpring). Area ini menyajikan beragam kuliner, mulai dari makanan jadul hingga kekinian, dalam suasana rindang di bawah hutan bambu.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga menekankan bahwa Taman Harmoni hadir dengan konsep baru yang sejalan dengan visi besar Kota Surabaya.

Tema “Harmony of The World” dipilih untuk mencerminkan visi kota, yaitu “Transformasi Menuju Kota Dunia yang Maju, Humanis, dan Berkelanjutan.”

“Seperti yang selalu saya katakan, bahwa humanis dan berkelanjutan itu penting. Kalau kita menjadi kota yang maju, tanpa jiwa yang humanis itu maka akan sia-sia, karena humanis itu memiliki hubungan satu sama dengan lainnya,” kata Eri.

Eri menambahkan bahwa pembangunan Taman Harmoni tidak hanya mengandalkan dana dari APBD Kota Surabaya, tetapi juga menggandeng berbagai pihak dalam konsep kolaboratif.

“Ini dibangun dengan rasa gotong royong yang luar biasa oleh seluruh elemen di Kota Surabaya. Terima kasih perusahaan yang telah berinvestasi di Kota Surabaya,” tandasnya. ***

SHARE