Surabayaaktual.com – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya dalam proses uji kompetensi rekrutmen Sekretaris Daerah (Sekda) secara terbuka dan disiarkan live melalui kanal YouTube.
“Ini langkah yang bagus. Ini bagian dari upaya akuntabilitas wali kota dalam melakukan proses seleksi pejabatnya, sehingga rakyat bisa mengetahui sejauh mana kedalaman pemikiran calon Sekdanya,” kata Fathoni kepada awak media di Gedung DPRD Surabaya, Senin (4/8/2025).
Fathoni menilai bahwa proses seleksi Sekda yang transparan, merupakan bentuk komitmen Wali Kota Eri Cahyadi dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap birokrasi.
“Jika selama ini kemudian pemilihan pejabat itu dilakukan di ruang tertutup, Mas Wali di periode ini, semuanya dilakukan setransparan mungkin, melibatkan kampus, melibatkan pengamat, praktisi, agar pejabat yang ditunjuk itu memiliki rekam jejak pemikiran kepada masyarakat Surabaya,” tambah Fathoni.
Pun demikian, Politisi Partai Golkar ini menaruh harapan besar terhadap sosok Sekda Surabaya yang baru. Ia menekankan pentingnya kemampuan Sekda dalam menyelaraskan kebijakan Wali Kota Eri Cahyadi, dengan seluruh pemangku kepentingan yang ada di Kota Pahlawan.
“Saya berharap Sekda yang terpilih mendatang, mampu menselaraskan kebijakan wali kota terhadap seluruh stakeholder yang ada di Kota Surabaya,” ujar dia.
Menurut dia, sebagai Ibu Kota Provinsi Jawa Timur, sosok Sekda Surabaya harus memiliki kemampuan dalam mensinergikan instansi vertikal maupun horizontal di Kota Pahlawan.
“Karena bagaimanapun juga Surabaya ini kan Ibu Kota Jawa Timur. Harmoni antara instansi vertikal dengan horizontal itu merupakan keniscayaan,” tegasnya.
Selain itu, Fathoni menilai, posisi Sekda sangat strategis dalam memastikan setiap kebijakan wali kota dapat dijalankan secara optimal di berbagai lini pemerintahan maupun masyarakat.
Oleh karena itu, ia berharap figur yang terpilih nantinya memiliki kecakapan komunikasi yang baik lintas sektor.
“Jadi Surabaya butuh Sekda yang luwes terhadap komunikasi lintas sektor yang ada di Kota Surabaya, sehingga keinginan wali kota menjadikan Surabaya kota kelas dunia itu dapat tercapai dengan baik,” harapnya.
Diketahui, Pemkot Surabaya menggelar Seleksi Kompetensi (Assessment Center) untuk mengisi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) pada Jumat (1/8/2025). Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Sidang Wali Kota Surabaya dan disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube.
Seleksi Sekda ini diikuti oleh empat Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkot Surabaya. Keempat Kepala OPD tersebut, yaitu Dedik Irianto (Kepala Dinas Lingkungan Hidup), Rachmad Basari (Kepala Badan Pendapatan Daerah), Lilik Arijanto (Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan), dan Eddy Christijanto (Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil).
Dalam kesempatan itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Sekda Kota Surabaya, Prof Fendy Suhariadi, menyebut seluruh kandidat memiliki rekam jejak dan kompetensi yang baik.
“Setiap calon memiliki kelebihan dan kekurangan yang berimbang. Mereka semua bagus-bagus karena sudah melewati proses panjang, mendaftar sendiri, dan merupakan kepala OPD yang ahli di bidangnya masing-masing,” ungkap Prof Fendy.
Ia menambahkan bahwa salah satu aspek utama dalam penilaian adalah keselarasan visi-misi para calon dengan arah kebijakan Wali Kota Surabaya. Selain itu, integritas dan kejujuran juga diuji secara langsung.
“Karena calon Sekda akan menjadi orkestrator Wali Kota untuk mengorkestrasi dan mengkolaborasikan semua OPD,” tandasnya. ***



